Perbedaan Haji Plus dan Haji Rguler
5 Perbedaan Haji Plus dan Haji Reguler

Di Indonesia, perjalanan menuju tanah suci demi menjalankan rukun Islam ke-5 bisa melalui dua jalur, yaitu jalur haji plus dan haji reguler. Dua jalur ini memiliki berbagai perbedaan, mulai dari pembiayaan, fasilitas, waktu tunggu, hingga durasi ketika berada di tanah suci.

Anda harus mengetahui berbagai perbedaan tersebut agar bisa mempertimbangkan keputusan yang tepat dan melakukan persiapan yang baik. Berikut adalah beberapa perbedaan haji plus dan haji reguler secara umum.


Perbedaan Haji Plus dan Haji Reguler


1. Pihak Penyelenggara Ibadah Haji
Apabila berbicara tentang penyelenggaraan atau pemberangkatan jamaah, enaknya mengacu pada UU nomor 8 tahun 2019. Pada Undang – undang tersebut tertera bahwa pelaksanaan ibadah haji bisa dilakukan melalui jalur reguler dan jalur khusus.

Jalur haji reguler adalah sebuah kerja sama antara Indonesia dengan pihak Arab Saudi untuk mengirimkan jamaahnya dalam rangka memenuhi ibadah rukum islam ke lima. Penyelenggaranya juga merupakan pemerintah sendiri.

Sedangkan jalur haji khusus kegiatannya diselenggarakan oleh perusahaan swasta. Perusahaan ini disebut dengan PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus). Meskipun ditangani perusahaan swasta, namun dalam prosesnya tidak lepas dari pengawasan pemerintah RI. Dalam hal ini Kemenag yang bertanggung jawab.

Saat ini ada banyak PIHK yang terdaftar resmi di Kementerian Agama (Kemenag). Salah satunya Alhijaz Travel. Alhijaz Travel sudah mengantongi izin PPIU dan PIHK, sehingga bisa Anda pertimbangkan menjadi partner travel terpercaya.

2. Waktu Tunggu Melaksanakan Ibadah Haji
Salah satu kendala memberangkatkan jamaah yaitu waktu menunggunya yang lama. Hal itu terjadi karena keinginan masyarakat untuk berangkat haji tak sebanding dengan kuota yang Arab Saudi berikan, sehingga menimbulkan antrean panjang.

Waktu tunggu haji tiap daerah juga berbeda – beda, bergantung jumlah kuota dan peminatnya. Kemenang menyediakan portal khusus untuk memeriksa waktu tunggu haji reguler. Melalui portal ini, Anda juga bisa memprediksi kapan keberangkatan bila registrasi sekarang.

Contohnya apabila Anda sedang di Jawa Timur dan ingin registrasi tahun ini, maka sekitar tahun 2054 Anda kemungkinan pergi haji. Hal ini karena masa tunggu Jawa Timur per tahun 2022 sekitar 32 tahun, Anda bisa menghitung daerah lain dengan cara yang sama.

Sedangkan waktu tunggu haji plus jauh lebih cepat. Apabila pendaftaran dilakukan tahun ini maka estimasi masa tunggunya berkisar antara 5 ampai 7 tahun saja. Jauh lebih cepat sekitar 5 hingga 7 kali daripada menggunakan jalur reguler.

Bagaiman? Tertarik daftar haji plus? Jika ya, cek paketnya di Alhijaztravel.id

3. Besar Biaya yang Harus Kamu Keluarkan
Waktu tunggu yang lebih cepat ternyata juga berpengaruh pada harganya. Biasanya harganya jauh lebih tinggi daripada jalur reguler, bahkan hingga 3 sampai 4 kali lebih besar. Bergantung lembaga penyelenggaranya.

Perbedaan biaya haji plus dan reguler ini juga bergantung pada fasilitas yang akan jamaah terima.

Contohnya pada tahun 2022 ini biaya pengadaan haji reguler sekitar 39,9 juta rupiah. Fasilitasnya meliputi 40 hari di tanah suci, penginapan yang sudah ditentukan, dan jaraknya cukup jauh dari masjidil haram atau masjid nabawi.

Sekarang coba perbandingkan dengan biaya haji plus yang berkisar $9.000 hingga $13.000 per orang. Atau sekitar Rp129.300.750,00 hingga Rp186.767.750,00 kalau mengggunakan kurs Dollar saat ini. Perbedaannya sangat besar, tetapi fasilitasnya juga lebih baik.

Salah satunya adalah bisa mendapatkan hotel bintang 4 dan hotel bintang 5 yang berdekatan dengan Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Bahkan jamaah juga bisa memilih sendiri, misalkan ingin tinggal berdua saja bareng suami/istri di hotel.

Meskipun harga haji plus ini terbilang jauh lebih tinggi, namun semangat masyarakat tak surut untuk memilihnya. Terlebih lagi bagi orang mampu secara finansial yang mempuni yang ingin mendahulukan orang tuanya pergi ke tanah suci agar tidak menunggu terlalu lama.

4. Durasi Berada di Tanah Suci
Perbedaan berikutnya juga terletak pada lama waktu ibadahnya. Untuk pelaksanaan haji reguler, mulai dari keberangkatan hingga pulang kembali ke tanah air memakan waktu sekitar 40 hari (1 bulan lebih).

Berbeda dengan durasi haji plus, rata – rata dari keberangkatan hingga kembali lagi ke tanah air memerlukan waktu hanya sekitar 20 hingga 26 hari. Bergantung paket mana yang akan Anda pilih untuk melaksanakan ibadah Haji.

5. Fasilitas yang Akan Anda Dapatkan
Bagian terpenting bila ingin mempertimbangkan memilih jalur reguler atau jalur khusus adalah fasilitasnya. Haji reguler fasilitasnya sudah mendapatkan fasilitas fiks, seperti penentuan kamar melalui aturan yang sudah Kemenag atur.

Selain itu jarak hotel dengan Masjidil Haram di Mekkah atau Masjid Nabawi di Madinah juga cukup jauh. Untuk jarak ke Masjidil Haram, berkisar antara 2 hingga 4 kilometer dari lokasi penginapan. Sedangkan jarak ke Masjid Nabawi ketika di Madinah, sekitar 1 kilometer.

Hal ini berbeda jika Anda menggunakan program haji plus. Fasilitas haji plus yang tak boleh Anda lewatkan adalah dekatnya jarak ke Masjidil Haram ketika di Mekkah. Serta dekatnya jarak ke Masjid Nabawi ketika di Madinah.

Anda juga bisa memilih sendiri susunan kamarnya, bisa satu ruangan 4 orang, 3 orang, atau 2 orang. Namun Anda harus menambah biaya untuk penentuan kamar tersebut.

Keunggulan fasilitas berikutnya adalah mendapatkan tenda VIP selama di Mina dan Arafah. Tenda VIP ini memiliki alas yang lebih empuk serta sudah memiliki sistem pendingin ruangan, sehingga jamaah tak perlu khawatir ibadahnya terganggu karena tak biasa dengan cuaca panas.

Meskipun ada perbedaan yang mencolok antara haji plus dan haji reguler, tak boleh mengubah niat Anda ke tanah suci untuk beribadah.

Itulah informasi terkait perbedaan haji plus dan haji reguler yang dapat Umroh.org jelaskan. Untuk informaasi dan pendaftaran haji plus, Anda bisa menghubungi kami melalui kontak dibawah ini.

Telepon : 021-8011111
WhastApp : 0813 8319 0300
Website : www.alhijaztravel.id
Alamat : Jl. Dewi Sartika No. 239A Cawang, Jakarta Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.